Sabtu, 30 Januari 2016

Kalender Liturgi Februari 2016




Senin, 1 Februari 2016
Hari Biasa
2Sam. 15:13-14,30; 16:5-13a; Mzm. 3:2-3,4-5,6-7; Mrk. 5:1-20.
BcO Kej. 27:30-45
warna liturgi Hijau

Selasa, 2 Februari 2016
Pesta
Yesus Dipersembahkan di Bait Allah
Mal. 3:1-4 atau Ibr. 2:14-18; Mzm. 24:7,8,9,10; Luk. 2:22-40 (Luk. 2:22-32).
BcO Kel. 13:1-3a,11-16
warna liturgi Putih

Rabu, 3 Februari 2016
Blasius
2Sam. 24:2,9-17; Mzm. 32:1-2,5,6,7; Mrk. 6:1-6.
BcO Kej. 31:1-21
Warna liturgi Hijau

Kamis, 4 Februari 2016
Hari Biasa
1Raj. 2:1-4,10-12; MT. 1Taw. 29:10,11ab,11d-12a,12bcd; Mrk. 6:7-13.
BcO Kej. 32:3-30
Warna liturgi Hijau

Jumat, 5 Februari 2016
Peringatan Wajib
St. Agata
Sir. 47:2-11; Mzm. 18:31,47,50,51; Mrk. 6:14-29.
BcO Kej. 35:1-29
warna liturgi Merah

Sabtu, 6 Februari 2016
Peringatan Wajib
St. Paulus Miki
1Raj. 3:4-13; Mzm. 119:9,10,11,12,13,14; Mrk. 6:30-34.
BcO Kej. 37:2-4,12-36.
warna liturgi Merah

Minggu, 7 Februari 2016

Hari Minggu Biasa V
Yes. 6:1-2a,3-8; Mzm. 138:1-2a,2bc-3,4-5,7c-8; 1Kor. 15:1-11 (1Kor. 15:3-8,11); Luk. 5:1-11.
BcO Kej. 39:1-23
warna liturgi Hijau

Senin, 8 Februari 2016
Hieronimus Emilianus,
Yosefaina Bakhita
1Raj. 8:1-7,9-13; Mzm. 132:6-7,8-10; Mrk. 6:53-56.
BcO Kej. 41:1-15,25-43
Warna liturgi Hijau

Selasa, 9 Februari 2016
Hari Biasa
1Raj. 8:22-23,27-30; Mzm. 84:3,4,5,10,11; Mrk. 7:1-13.
BcO 1Kor. 1:18-31
Warna liturgi Hijau

Rabu, 10 Februari 2016

HARI RABU ABU: PANTANG & PUASA

Yl. 2:12-18; Mzm. 51:3-4,5-6a,12-13,14,17; 2Kor. 5:20-6:2; Mat. 6:1-6,16-18.
BcO Yes. 58:1-14
Warna liturgi Ungu

Kamis, 11 Februari 2016
HARI ORANG SAKIT SEDUNIA
 SP Maria dr Lourdres
Ul. 30:15-20; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Luk. 9:22-25.
BcO Kel. 1:1-22.
Warna liturgi Ungu

Jumat, 12 Februari 2016
Hari Jumat sesudah Rabu Abu
Yes. 58:1-9a; Mzm. 51:3-4,5-6a,18-19; Mat. 9:14-15.
BcO Kel. 2:1-22
warna liturgi Ungu

Sabtu, 13 Februari 2016
Hari Sabtu sesudah Rabu Abu
Yes. 58:9b-14; Mzm. 86:1-2,3-4,5-6; Luk. 5:27-32.
BcO Kel. 3:1-20
Warna liturgi Ungu

Minggu, 14 Februari 2016

HARI MINGGU
PRAPASKAH I
Ul. 26:4-10; Mzm. 91:1-2,10-11,12-13,14-15; Rm. 10:8-13; Luk. 4:1-13.
BcO Kel. 5:1-6:1
warna liturgi Ungu

Senin, 15 Februari 2016
Hari Biasa
Pekan I Prapaskah
Im. 19:1-2,11-18; Mzm. 19:8,9,10,15; Mat. 25:31-46.
BcO Kel. 6:2-13
warna liturgi Ungu

Selasa, 16 Februari 2016
Hari Biasa
Pekan I Prapaskah
Yes. 55:10-11; Mzm. 34:4-5,6-7,16-17,18-19; Mat. 6:7-15.
BcO Kel. 6:29-7:25
Warna liturgi Ungu

Rabu, 17 Februari 2016
Hari Biasa
Pekan I Prapaskah
Yun. 3:1-10; Mzm. 51:3-4,12-13,18-19; Luk. 11:29-32.
BcO Kel. 10:21-11:10
warna liturgi Ungu

Kamis, 18 Februari 2016
Hari Biasa
Pekan I Prapaskah
Est. 4:10a,10c-12,17-19; Mzm. 138:1-2a,2bc-3,7c-8; Mat. 7:7-12.
BcO Kel. 12:1-20
warna liturgi Ungu

Jumat, 19 Februari 2016
Hari Biasa
Pekan I Prapaskah
Yeh. 18:21-28; Mzm. 130:1-2,3-4ab,4c-6,7-8; Mat. 5:20-26.
BcO Kel. 12:21-36
Warna liturgi Ungu

Sabtu, 20 Februari 2016
Hari Biasa
Pekan I Prapaskah
Ul. 26:16-19; Mzm. 119:1-2,4-5,7-8; Mat. 5:43-48.
BcO Kel. 12:37-49; 13:11-16
warna liturgi Ungu

Minggu, 21 Februari 2016

HARI MINGGU
PRAPASKAH II
Kej. 15:5-12,17-18; Mzm. 27:1,7-8,9abc,13-14; Flp.3:17-4:1; Luk. 9:28b-36.
BcO Kel. 13:17-14:9
warna liturgi Ungu

Senin, 22 Februari 2016
Pesta
Takhta St. Petrus
1Ptr. 5:1-4; Mzm. 23:1-3a,3b-4,5,6; Mat. 16:13-19.
BcO Kis. 11:1-18
warna liturgi Putih

Selasa, 23 Februari 201
Polikarpus
Yes. 1:10,16-20; Mzm. 50:8-9,16bc-17,21,23; Mat. 23:1-12.
BcO Kel. 16:1-18,35
warna liturgi Ungu

Rabu, 24 Februari 2016
Hari Biasa
Pekan II Prapaskah
Yer. 18:18-20; Mzm. 31:5-6,14,15-16; Mat. 20:17-28.
BcO Kel. 17:1-16
warna liturgi Ungu

Kamis, 25 Februari 2016
Hari Biasa
Pekan II Prapaskah
Yer. 17:5-10; Mzm. 1:1-2,3,4,6; Luk. 16:19-31.
BcO Kel. 18:13- 27
warna liturgi Ungu

Junat, 26 Februari 2016
Hari Biasa
Pekan II Prapaskah
Kej. 37:3-4,12-13a,17b-28; Mzm. 105:16-17,18-19,20-21; Mat. 21:33-43,45-46.
BcO Kel. 19:1-19; 20:18-21
warna liturgi Ungu

Sabtu, 27 Februari 2016
Hari Biasa
Pekan II Prapaskah
Mi. 7:14-15,18-20; Mzm. 103:1-2,3-4,9-10,11-12; Luk. 15:1-3,11-32.
BcO Kel. 20:1-17
warna liturgi Ungu

Minggu, 28 Februari 2016

HARI MINGGU
PRAPASKAH III
Kel. 3:1-8a,13-15; Mzm. 103:1-2,3-4,6-7,8,11; 1Kor. 10:1-6,10-12; Luk. 13:1-9.
BcO Kel. 22:20-23:9
warna liturgi Ungu

Senin, 29 Februari 2016
Hari Biasa
Pekan III Prapaskah
2Raj. 5:1-15a; Mzm. 42:2,3; 43:3,4; Luk. 4:24-30.
BcO Kel. 24:1-18
Warna liturgi Ungu


Disalin dari misa.lagu-gereja.com

Perayaan Ekaristi

Ekaristi Sebagai Persatuan Mesra Dengan Kristus




Merayakan Ekaristi bukanlah penemuan dari manusia. Pada Perayaan Perjamuan Terakhir, Tuhan Yesus sendiri memberikan tugas kepada para muridNya untuk mengulang apa yang telah dilakukanNya sendiri. "…perbuatlah ini menjadi peringatan akan aku" (Luk 22:19). Gereja dengan setia melaksanakan perintah untuk merayakan Ekaristi.

Ekaristi terus dirayakan oleh Gereja bukan hanya untuk memperingati apa yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus bersama dengan para muridNya itu melainkan menghantar Gereja untuk menghadirkan kembali peristiwa itu pada saat ini juga. Perayaan Ekaristi membuat kita yang merayakannya sungguh merasakan kehadiran Tuhan Yesus yang telah memberikan diriNya bagi keselamatan kita.

Kehadiran Tuhan Yesus dalam Perayaan Ekaristi smakin memperkokoh relasi kita denganNya. Dalam Injil yang dibacakan, kita diajak untuk mendengarkan Tuhan Yesus yang bersabda kepada kita. Sabda Tuhan itu menguatkan, meneguhkan, dan mengarahkan hidup kita. Dalam Liturgi Ekaristi, kita diundang untuk ikut serta bergabung dalam meja persembahan untuk juga mempersembahkan hidup kita kepada Allah sebagai persembahan yang berkenan padaNya. Ketika kita menyambut Komuni Kudus, kita diperkenankan untuk memasuki kehidupan Tuhan Yesus sekaligus membiarkan Tuhan untuk masuk ke dalam hidup kita.

Relasi kita dengan Tuhan Yesus Kristus mencapai puncaknya di dalam Perayaan Ekaristi. Hidup doa kita, karya amal kasih yang kita laksanakan dan hidup kita sehari-hari merupakan upaya kita untuk menjalin relasi dengan Tuhan Yesus. Dan semuanya itu terakumulasi di dalam Perayaan Ekaristi sebagai relasi persatuan yang mesra antara kita masing-masing dengan Tuhan Yesus Kristus.

* Hal-hal yang perlu kita ketahui dalam Perayaan Ekaristi

( dari Romo Alfons dr pertemuan para imam sedekenat utara keuskupan bogor )

1. Masuk ke Gereja membuat tanda salib.
Jangan terburu-buru, tetapi hayatilah dan syukurilah bahwa karena rahmat Baptis anda bisa bergabung ke dalam persekutuan Gereja. Jangan membiasakan memberi air suci pada orang lain dengan mengulurkan jari anda. Ketika anda dibaptis anda dipanggil dengan nama pribadi anda, berarti sangat personal, maka tanda salib jangan dibuat dengan asal-asalan

2. Perayaan Ekaristi/ Misa Kudus adalah rangkaian doa.
Maka tanda salib hanya dilakukan pada awal dan akhir misa kudus saja yaitu ketika imam memulai dan mengakhiri misa. Jangan buat tanda salib banyak-banyak. Tanda Salib di sini menunjuk pada tanda salib biasa dan bukan penandaan dahi, bibir, dan dada dengan salib yang tetap harus dilakukan saat bacaan Injil.

3. Ketika doa pembuka, sampaikanlah ujud pribadi anda dalam hati, singkat saja sambil mengaminkan doa yang dibawakan imam.
Tuhan sudah tahu masalah anda jadi tidak perlu bertele-tele. Pada zaman dahulu, kesempatan ini diisi dengan doa spontan oleh umat yang hadir, yang akhirnya ditutup oleh imam. (Kesegmpatan lain yang bisa dilakukan untuk menyampaikan ujud pribadi adalah ketika doa umat, pada waktu yang disediakan).

4. Tanda salib yang dibuat sebaiknya tanda salib besar, yaitu dengan menyentuh pusar (sebagai lambang inkarnasi Kristus).
Tidak membuat tanda salib ketika imam memberi absolusi umum ("...semoga Allah mengasihani kita...dst.."), karena yang kita ikuti adalah Misa Kudus bukan Sakramen Tobat. Tidak salah membuat tanda salib dengan menyentuh dada ketika berkata "Putra".

5. Berlutut sebelum duduk, jangan asal-asalan, jangan hanya membungkuk, kecuali terpaksa.
Yang ada di depan anda adalah Kristus sebenar-benarnya dalam rupa Hosti di Tabernakel. Ingatlah sejenak juga akan inkarnasi Kristus. Hosti dalam Tabernakel, bisa diasosiasikan dengan Kristus dalam rahim Maria. Tentang pakaian yang pantas untuk menghadap Pencipta anda sendiri yang ada secara fisik di hadapan anda, anda pasti bisa memilihnya bukan? Seberapa sopan anda berpakaian mencerminkan seberapa tinggi penghormatan anda akan Kristus dalam tabernakel.

6. Nyanyikanlah Tuhan Kasihanilah kami dan Kemuliaan dengan penuh hormat.
Harap diingat bahwa Kemuliaan adalah kidung malaikat di padang Efrata ketika kelahiran Kristus. Jadi, mohon dinyanyikan dengan penuh sukacita dan hormat.

7. Bacaan kitab suci yang dibacakan dari ambo (mimbar) adalah waktu Allah berbicara dan kita mendengarkan, yaitu menyimak dengan penuh perhatian.
Jika paroki anda menyediakan teks misa, anda lebih baik membaca kutipan bacaan sebelum misa dimulai. Tatap lektor/imamnya karena Allah sedang berbicara pada anda. Komunikasi yang baik dalam percakapan adalah saling menatap bukan? Pembacaan Injil - dan bukannya homili - adalah puncak Liturgi Sabda. Harap diingat, suara yang anda dengar adalah Suara Kristus sendiri karena imam bertindak IN PERSONA CHRISTI (mewakili Kristus sepenuh-penuhnya)

8. Mohon menyanyikan KUDUS dengan sepenuh hati, dengan keagungan, jangan asal-asalan.
Dikarenakan bahwa ketika menyanyikan/mengucapkan KUDUS kita bergabung dengan seluruh penghuni surga yang memuji Allah tak henti.

9. Ketika konsekrasi (Inilah Tubuh-Ku, Inilah Darah-Ku atau ketika Hosti diangkat dan Piala diangkat) anda boleh mengangkat kedua tangan yang terkatup seperti ritus ibadat di Pura Hindu, bj sudah merupakan ungkapan penyembahan.
Yang terpenting ketika konsekrasi adalah anda harus menatap-Nya. Harap diingat, Suara yang anda dengar (Inilah Tubuh-Ku, Inilah Darah-Ku, adalah Suara Kristus sendiri. Lagi, hal ini dikarenakan Imam bertindak IN PERSONA CHRISTI. Jadi? TATAPLAH Hosti dan Piala itu dengan penuh hormat, yakinkan pada diri anda kalau itu adalah Kristus sendiri, bukannya sibuk dengan permohonan dalam hati.

10. Ketika imam mengucapkan/menyanyikan : "Dengan perantaraan Kristus, bersama Dia, dan dalam Dia...dst..." Ikutilah dalam hati, TATAPLAH hosti dan piala yang diangkat.
Ketika "AMIN" dinyanyikan (dalam bahasa inggris disebut THE GREAT AMEN"). Mohon dinyanyikan dengan sepenuh hati, dengan suara terindah yang anda miliki. Dikarenakan bahwa The Great Amen ini adalah puncak Liturgi Ekaristi.

11. Jangan menadahkan tangan seperti imam, pada waktu berdoa atau menyanyikan Bapa vKami.
Dikarenakan imam sedang berdoa atas nama Gereja atau IN PERSONA ECCLESIA. Sikap yang benar adalah mengatupkan tangan, tanda berdoa. Hayatilah doa Bapa Kami. Sadarilah bahwa "rezeki" yang anda minta itu terutama adalah "Roti Hidup" dalam Ekaristi. (dalam bahasa aslinya (Aram), doa Bapa Kami menggunakan kata "roti" bukan rezeki. Pun, dalam bahasa latin digunakan kata "PANEM" yang berarti roti.)

12. Tidak mengucapkan doa  PRESIDENSIAL (yang boleh diucapkan oleh imam saja) doa: "..jangan perhitungkan dosa kami tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu"
Jika Imam mengucapkan "marilah kita mohon damai Tuhan" dsb sebelum doa ini, bukan berarti kita harus ikut mengucapkan doa ini. Ucapkan dalam hati saja kemudian diaminkan dengan iman.

Demikian sedikit pemahaman tentang Perayaan Ekaristi, semoga semakin menambah pengetahuan rohani umat dalam hal liturgi Gereja.

Berkah Dalem

Senin, 18 Januari 2016

Ulang Tahun Lingkungan ke-1

Tanggal 18 Januari adalah hari ulang tahun Lingkungan Griya Pesona. Tepat satu tahun yang lalu Pastor Baru Alamsyah, OSC meresmikan Lingkungan Griya Pesona sebagai salah satu lingkungan yang berinduk dibawah naungan Paroki Kristus Raja Karawang. Ditandai dengan misa pelantikan pengurus dirumah ketua lingkungan terpilih Bp Antonius Sarwanto yang mengemban tugas memimpin pelayanan umat katolik di Lingkungan Griya Pesona.

Misa pelantikan pengurus lingkungan
18 Januari 2015

Dalam perkembangannya, jumlah umat katolik yang terdaftar di Lingkungan Griya Pesona sebanyak 35 KK (per 18 Jan 2016). Tersebar di Perum De Griya, Perum Kandiwa, sepanjang Jalan Kawali dan Perum Villa Karawangi. Jumlah ini tentunya akan semakin bertambah mengingat adanya pembangunan perumahan baru yakni Perum Grand Permata. Semangat harus tetap maju demi pelayanan kepada umat. Tugas akan smakin berat, tapi kalau dikerjakan secara bersama-sama akan terasa ringan.

Video Kegiatan Lingkungan Griya Pesona
2015

Permasalahan yang dihadapi lingkungan selama ini adalah faktor kehadiran umat dalam mengikuti kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh lingkungan. Keaktifan umat masih kurang dan itu menjadi PR bagi pengurus untuk mencari solusi dalam mendongkrak keaktifan umat dalam mengikuti kegiatan. 
Dalam hal ini, rencana pengurus kedepan antara lain :
- Pendekatan pribadi terhadap umat
- Secara bergiliran, rumah setiap umat diwajibkan untuk ketempatan doa, misal doa rosario.
- Umat yang bersangkutan ditunjuk dan dilibatkan dalam kepengurusan atau kepanitiaan suatu acara tertentu.

Sebagai langkah awal di tahun 2016 ini, atas persetujuan pengurus, ketua lingkungan merevisi kepengurusan lingkungan, yakni :

~ Penunjukan Wakil Ketua

Sebelumnya wakil ketua tidak ada dan yang ditunjuk untuk menjadi wakil ketua adalah Bp Daniel Wawan yang sebelumnya memegang kepengurusan humas.

~ Penambahan Seksi Humas

Karena Bp Daniel Wawan ditunjuk jadi wakil ketua, seksi humas harus ada penggantinya. Dan yang ditunjuk untuk kepengurusan humas jadi 4 orang, yakni Bp Aloysius Widiyoko, Ibu Mida Simarmata, Bp Yohanes Ariyanto dan Bp Desem Hutapea.

Selain itu akan diadakan pembelajaran bagi umat khususnya dalam bidang liturgi. Umat diberi kesempatan untuk secara bergantian belajar memimpin ibadat doa bulanan, novena ataupun sharing rohani. Tentunya didampingi oleh seksi liturgi agar proses pembelajaran berjalan dengan baik.

Semoga dengan bertambahnya usia lingkungan kita, semakin memacu semangat kita untuk berusaha lebih baik dalam melaksanakan pelayanan bagi umat. Semoga rasa kebersamaan dan persaudaraan antar umat semakin erat. Semoga lingkungan semakin maju dan berkembang. Amin

Berkah Dalem


Minggu, 17 Januari 2016

Doa Devosi Kerahiman Illahi


Gambar Yesus Maharahim dengan tulisan:JEZU,UFAM TOBIE (YESUS, ENGKAU ANDALANKU)diperlihatkan kepada Sr. Faustina oleh Yesus sendiri pada penampakan-Nya tanggal 22 Februari 1931. Dua sinar pada gambar tersebut melambangkan darah dan air. Sinar yang merah melambangkan darah yang memberi hidup bagi jiwa-jiwa dan sinar yang pucat melambangkan air yang menguduskan jiwa-jiwa. Dua sinar itu keluar dari kerahiman Yesus ketika hati-Nya ditusuk dengan tombak saat disalib.

Doa Koronka


Doa koronka/ Kerahiman diajarkan Tuhan Yesus sendiri pada penampakan tahun 1935 kepada Suster Faustina.Doa ini didaraskan dengan menggunakan Rosario biasa, dan hendaknya di lakukan pada jam tiga sore.

Dalam Nama Bapa ...

Bapa Kami ...

Salam Maria ...

Aku Percaya ...


Kemudian pada manik besar (Bapa Kami) didoakan:

Bapa yang kekal kupersembahkan kepada-Mu, Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Illahi-an Putera-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai pemulihan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia.


Pada setiap sepuluhan manik kecil (Salam Maria) didoakan:

Demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belaskasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia.


Diakhiri dengan tiga kali mengucapkan

Allah yang kudus, kudus dan berkuasa, kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia. Amin


Novena Kerahiman Ilahi


Pada tahun 2002 Paus Yohanes Paulus II mendedikasikan Hari Minggu Paskah II sebagai Pesta Kerahiman Ilahi. Dan tiga tahun kemudian pada tanggal 2 April 2005 , Allah berkenan memberi beliau kehormatan besar untuk meninggal dunia tepat pada hari Pesta Kerahiman Illahi. Kini ia berbahagia di Surga, merayakan Paskah Abadi dan memuji Kerahiman Illahi selamanya.
Doakanlah kami o Bapa Suci Yohanes Paulus II, agar kami layak menerima janji dan kerahiman Kristus Tuhan kita.

Novena ini bisa diadakan kapan saja, tetapi teristimewa adalah pada Jumat Agung sampai Minggu Paskah ke II. Bacalah bagian Kitab Suci yang ditentukan pada hari itu, dan renungkanlah … setelah itu doakanlah teks Novena dan disusul dengan Doa Koronka.

Hari Pertama

Meditasi Kitab Suci :Luk15:1-10
Marilah kita berdoa memohon Kerahiman Illahi untuk seluruh umat manusia.Yesus yang Maharahim, Engkau mengasihi kami dan mengampuni kami. Janganlah Engkau memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah harapan kami kepada kebaikan-Mu yang tak terbatas. Terimalah kami semua ke dalam hati-Mu yang Maharahim dan jangan singkirkan kami dari sana untuk selama-lamanya. Semuanya ini kami mohon demi cinta-Mu yang mempersatukan Dikau dengan Bapa dan Roh Kudus.Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata-Mu yang penuh Kerahiman pada seluruh umat manusia, khususnya pada para pendosa yang merana. Mereka memanjatkan harapan tunggal pada hati Maharahim Putera-Mu dan Tuhan kamiYesus Kristus. Demi kesengsaraan-Nya yang dahsyat, limpahkanlah kerahiman-Mu kepada kami, supaya kami semua dapat memuliakan kekuasaan-Mu untuk selama-lamanya. Amin. dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Kedua

Meditasi Kitab Suci :Mat9:35-38
Marilah kita berdoa bagi para Imam yang menjadi perantara Kerahiman Allah bagi umat manusia.Yesus yang Maharahim, sumber segala kebaikan. Lipat gandakanlah rahmat-Mu bagi para Imam dan Religius supaya dengan pantas dan dengan hasil yang baik, mereka melaksanakan tugasnya di kebun anggur-Mu. Supaya melalui sabda dan teladan yang baik, mereka dapat menarik semua orang kepada devosi yang pantas kepada Kerahiman Illahi selama-lamanya.Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata-Mu yang penuh kerahiman pada para pekerja dalam kebun anggur-Mu, pada jiwa para Imam dan Religius yang menjadi pelaksana cinta kasih khusus dari Putera-Mu Tuhan kami Yesus Kristus. Berilah pada mereka kekuatan berkat-Mudan terang khusus, supaya mereka dapat memimpin banyak orang ke jalan keselamatan dan supaya mereka dapat menurunkan kerahiman-Mu. Amin. Dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Ketiga

Meditasi Kitab Suci :1Ptr2:1-10
Marilah kita berdoa bagi seluruh umat Allah.Yesus yang Maharahim, yang memberi rahmat berlimpah dari perbendaharaan Kerahiman Illahi,terimalah seluruh anggota Gereja-Mu yang dengan setia berlindung dalam kemah hati-Mu yang Maharahim. Janganlah menyingkirkan kami dari sana untuk selama-lamanya. Semuanya ini kami mohon demi cinta kasih yangmenyatukan Dikau dengan Bapa dan Roh Kudus.Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman-Mu pada jiwa-jiwa yang setia, yang merupakan harta Putera-Mu berkat sengsara-Nya yang dahsyat itu. Berikanlah mereka berkat-Mu dan jagalah mereka selalu, supaya mereka tidak pernah mengalami kehilangan cinta dan mutiara iman yang suci. Supaya bersama semua malaikat dan para kudus, mereka dapat memuji kerahiman-Mu yang tak terbatas selama-lamanya. Amin. dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Keempat

Meditasi Kitab Suci :Why21:5-8
Marilah kita berdoa bagi orang-orang yang belummengenal Kerahiman Illahi.Yesus yang Maharahim, sumber cahaya bagi seluruh dunia, terimalah ke dalam hati-Mu yang berbelas kasih, jiwa-jiwa orang kafir yang tidak mau percaya dan yang belum mengenal Dikau. Semoga sinar cahaya rahmat-Mu menerangi mereka, supaya mereka bersama seluruh umat-Mu dapat memuji kerahiman-Mu untuk selama-lamanya.Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman pada jiwa-jiwa orang kafir dan yang mereka yang tidak percaya akan Engkau satu-satunya Allah yang benar, yang belum mengenal hati berbelaskasih Putera-Mu dan Tuhan kami Yesus Kristus. Semoga mereka akantertarik kepada cahaya terang Injil, sehingga dapat mengerti betapa bahagia mencintai Engkau dan memuji kerahiman-Mu untuk selama-lamanya. Amin. Dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Kelima

Meditasi Kitab Suci :Ef4:2-7;Ef4:11-16
Marilah kita berdoa bagi orang-orang yang mengaku dirinya Kristen namun terpisah dari Gereja yang Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik.Yesus yang Maharahim, Engkaulah sumber segala kebaikan dan tidak akan menolak permintaan orang yang dengan rendah hati memohon terang-Mu. Terimalah ke dalam kemahhati-Mu yang maharahim jiwa-jiwa orang yang tersesat dan iman yang sejati dan benar yang memisahkan diri dari Gereja Katolik. Rangkulah mereka dengan terang-Mu ke dalam persatuan dengan Gereja Katolik, supaya mereka bersama seluruh umat-Mu memuji kelimpahan kerahiman-Mu selama-lamanya.Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman keapda jiwa-jiwa orang yang tersesat dari iman dan yang menghindar dari Gereja Katolik, karena salah memanfaatkan rahmat-Mu. Mereka dengan keras kepala mempertahankan pendapat mereka yang salah. Janganlah memperhitungkan kejahatan mereka demi cinta dan penderitaan Putera-Mu yang pahit itu. Sebelum menelan sengsara, dengan sangat Yesus berdoa,“Supaya mereka semua menjadi satu.”Tolonglah supaya secepat mungkin mereka kembali ke pangkuan Gereja-Mu dan bersama seluruh umat-Mu memuliakan kerahiman-Mu untuk selama-lamanya. Amin. dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Keenam

Meditasi Kitab Suci :Luk18:15-17
Marilah kita berdoa untuk anak-anak.Yesus yang Maharahim, Engkau pernah mengatakan,“ Belajarlah dari pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati."(Mat11:29). Terimalah ke dalam kemah hati-Mu yang Maharahim, jiwa anak-anak kecil dan semua mereka yang menjadi seperti anak kecil dalam hal kelemahlembutan dan kerendahan hati. Mereka membuat surga mengagumkan dan mereka menjadi seperti bunga harum di hadapantakhta Bapa di surga. Buatlah supaya mereka selalu hadir dalam hati-Mu dan selalu memuji Kerahiman Illahi-Mu.Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh Kerahiman pada jiwa anak-anak kecil dan jiwa-jiwa orang-orang yang lemah lembut dan rendah hati karena mereka menjadi seperti Putera-Mu, yang dengan keharuman-Nya yang utama, mereka mengitari takhta-Mu. Bapa yang Maharahim, kami mohon dengan penuh harapan,supaya melalui cinta dan kegembiraan, Engkau bertakhta dalam hati mereka. Berkatilah seluruh dunia, supaya semua orang memuji kerahiman-Mu untuk selama-lamanya. Amin. dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Ketujuh

Meditasi Kitab Suci :Luk7:36-50
Marilah kita berdoa bagi orang-orang yang memiliki devosi kepada Kerahiman Illahi.Yesus yang Maharahim, hati-Mu adalah inti cintakasih. Terimalah ke dalam kemah hati-Mu yang Maharahim jiwa-jiwa yang secara khusus menghormati dan memuji kebesaran kerahiman Illahi-Mu. Mereka membutuhkan kekuatan Allah, karena mereka berada dalam penderitaan dan kesulitan besar bersama Kristus, memikul seluruh bangsa manusia. Rangkulah mereka dengan kerahiman-Mu yang besar dan tolonglah mereka dengan rahmat kesetiaan, keberanian dan kesabaran.Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman pada jiwa orang-orang yang secara khusus memuji dan menghormati sifat-Mu yang paling inti, yaitu kerahiman-Mu yang takterduga. Mulut mereka penuh dengan nyanyian puji-pujian akan kemuliaan-Mu. Tangan mereka penuh dengan perbuatan belas kasih terhadap sesama. Kami mohon supaya Engkau menunjukkan kepada mereka kerahiman-Mu sesuai harapan mereka pada-Mu dan sesuai dengan janji-Mu, bahwa Engkau akan selalu membela mereka dalam kemuliaan-Mu terutama pada jam kematian mereka. Amindilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Kedelapan

Meditasi Kitab Suci :2Ptr3:9-14
Marilah berdoa bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian.Yesus yang Maharahim, Engkau bersabda,“Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapa-Mu adalah murah hati."(Luk6:36). Terimalah ke dalam kemah hati-Mu yang maharahim jiwa-jiwa di Api Penyucian. Mereka sedang melunasi hutang terhadapa keadilan Illahi-Mu (Mat5:26). Semoga aliran air dan darahyang keluar dari hati-Mu memadamkan nyala ApiPenyucian, supaya disitu juga terjadi puji-pujian akan kekuatan kerahiman-Mu.Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman pada jiwa-jiwa di Api Penyucian. Demi sengsara Yesus Kristus yang dahsyat itu dan karena kepahitan yang memenuhi hati-Mu yang amat kudus, tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang sekarang berada di bawah pandangan-Mu yang adil. Kami mohon, semoga Engkau melihat mereka hanya melalui luka-luka Putera-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, yang kerahiman-Nya melebihi keadilan. Amin. dilanjutkan dengan doa Koronka.

Hari Kesembilan

Meditasi Kitab Suci :Why3:15-19
Marilah berdoa bagi jiwa orang-orang yang bersikap acuh tak acuh.Yesus yang Maharahim, Engkaulah kebaikan. Antarlah ke dalam kemah hati-Mu yang Maharahim semua orang yang bersikap acuh takacuh. Mereka bagaikan mayat yang busuk, yang memenuhi hati-Mu dengan kejijikannya. Benamkanlah mereka ke dalam api cinta kasih-Mu yang bersih dan hangatkanlah mereka dari kedinginan, supaya semangat baru mulai menyala dalam hati mereka, sehingga mereka selalu memuji kerahiman-Mu yang tak terbatas itu.Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata penuh kerahiman pada jiwa-jiwa orang yang acuh tak acuh. Dari hati-Nya yang maharahim, Putera-Mu pernah mengeluarkan keluhan di BukitZaitun,“Biarlah cawan ini berlalu daripada-Ku."(Mat26:39). Kami mohon demi sengsara yang dahsyat dari Putera-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus dan demi sakratul maut-Nya selama 3 jam di salib, nyalakanlah semangat baru dalam hati mereka, untuk menjunjung kehormatan-Mu. Tuangkanlah ke dalam hati mereka cinta kasih yang benar, supaya mereka hidup kembali dan mampu melaksanakan perbuatan belas kasih di dunia ini dan akhirnya memuji kerahiman-Mu di surga untuk selama-lamanya. Amin
Dilanjutkan dengan doa Koronka.


Disalin dari www.ekaristi.org

Pembubaran Panitia Natal 2015

Panitia Natal Lingkungan mengucapkan rasa terima kasih atas partisipasi dan dukungan pengurus dan umat hingga acara natal bisa berjalan dengan baik. Setiap pelaksanaan acara pastilah ada kekurangan, maka panitia juga mohon maaf atas kekurangan dalam pelaksanaan acara natal ini.

Sebagai penanggungjawab dalam acara natal ini, panitia dan pengurus bersama-sama mengevaluasi kegiatan untuk perbaikan kedepan.

 
 
Evaluasi dan pembubaran panitia natal dilaksanakan tgl 12 Januari 2016

Panitia dan pengurus didampingi oleh sesepuh lingkungan, Bp Yakobus Sukarno

a. Evaluasi Kegiatan


* Sie Acara

Secara keseluruhan, jalannya acara berjalan dengan lancar. Susunan acara terkoordinir dengan baik dari awal ibadat sabda hingga perayaan natal itu sendiri. Kekurangan yang ada:
- Persiapan teks lagu
- Dekorasi natal sebaiknya tidak menggunakan pohon natal, lebih baik menggunakan goa atau palungan

* Sie Perlengkapan

Berjalan dengan baik.

* Sie Konsumsi

Untuk pengerjaan konsumsi dibagi 3 tempat, namun untuk pembagian ibu2 yang memasak kurang terkoordinir. Menjadi PR untuk panitia agar pembagian konsumsi jauh-jauh hari sebelumnya dan ditentukan tiap tempat siapa saja yang bertugas mengerjakan konsumsi tsb.

b. Laporan Keuangan


Pemasukan

  • Dana wajib umat  : Rp   495.000
  • Donatur uang        : Rp 3.120.000
  • Kas lingkungan     : Rp 1.500.000
  • Donatur barang    : bingkisan natal, tumpeng, minuman, buah, beras

Jumlah uang masuk   :  Rp 5.115.000


Pengeluaran


* Sie Acara

  • Stipendium            : Rp 200.000
  • Drama + Dekorasi: Rp 254.000
  • Bingkisan Natal    : Rp 100.000
  • Keamanan             : Rp 100.000

* Sie Perlengkapan

  • Tenda                     : Rp  400.000

* Sie Konsumsi

  • Belanja                  : Rp 2.516.000

Jumlah uang keluar       :  Rp  3.815.000


Saldo tersisa dari panitia sebesar

Rp 1.300.000


Serah terima laporan keuangan panitia natal kepada ketua lingkungan


Demikian evaluasi dan laporan keuangan panitia natal 2015. Dan panitia natal secara resmi "dibubarkan" oleh ketua lingkungan pada hari Selasa, 12 Januari 2016 pkl 21.45 WIB. Semoga kedepannya lebih baik lagi, dan semoga kebersamaan dan kekompakan selalu terjaga dengan baik sehingga lingkungan lebih berkembang lagi.
Amin

Berkah Dalem

Sabtu, 16 Januari 2016

Perayaan Natal Lingkungan

Kegiatan pertama tahun 2016 Lingkungan Griya adalah Natal bersama. Setelah melakukan berbagai persiapan, sesuai rencana awal, acara natal dilaksanakan ditempat Bp Fx Catur, 9 Januari 2016. Tema natal "Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah".


1. Ibadat Sabda

Perayaan natal dimulai pkl 18.30, ditandai dengan ibadat sabda yang dipimpin oleh Prodiakon Bp Benediktus. Untuk bacaan kitab suci diambil sesuai dengan kalender liturgi gereja yakni :
- Bacaan pertama    : 1 Yoh 5:14-21
- Bacaan Injil            : Yoh 3:22-30

Dalam kotbahnya, Bp Benediktus mengajak umat untuk terlibat aktif dalam setiap kegiatan2 yang dilaksanakan oleh lingkungan.

2. Perayaan Natal


a. Sambutan :

     - Ketua Panitia Natal
     - Ketua Lingkungan

b. Drama Natal Anak + Paduan suara


 
 Yusuf dan Maria

 Gembala

 
 Malaikat Gabriel dan bala tentara surga

 
 3 majus dr timur

 
 Paduan suara


c. Ulang Tahun Lingkungan yang ke-1


    - Doa ulang tahun lingkungan


Doa dipimpin oleh Bp Benediktus

     - Potong Tumpeng



 
Pemotongan tumpeng

 
 
 


Pemotongan tumpeng dilakukan oleh ketua lingkungan dan diserahkan kepada perwakilan umat

     - Kenang2an dr sesepuh lingkungan


 Bp. Yakobus Sukarno

 
 
 

Kenang2an diserahkan oleh keluarga Bp Yakobus Sukarno kepada ketua lingkungan dan ketua panitia natal

d. Makan Bersama

e. Pembagian Bingkisan Natal Anak

f. Foto bersama


 

Foto Natal bersama 2015 umat Lingkungan Griya Pesona

Demikian Perayaan Natal Bersama 2015 Lingkungan Griya Pesona, St Paskalis Klari. Semoga damai dan kasih natal selalu menyertai kita. Amien

Berkah Dalem

Jumat, 15 Januari 2016

Persiapan Natal Lingkungan 2015

* Rapat Persiapan Natal


 
 

* Latihan Drama Natal Anak


 
 

Pemeran Drama Natal Anak


Cinta sebagai Maria
Aldo sebagai Yusuf
Bella sebagai Malaikat Gabriel
Nico dan Steve sebagai Gembala
Lita, Niken, Artha sbgai Bala Tentara Surga
Abi, Mika, Pius sebagai 3 Majus

 
 

* Dekorasi 


 
 
 
 

* Bingkisan Natal


 

* Konsumsi


 
   
 
 

Demikian persiapan-persiapan yang dilakukan demi kelancaran acara natal lingkungan ini. Semoga rasa kebersamaan ini semakin bertumbuh dengan baik demi kemajuan lingkungan.